Semarang, 21 Agustus 2026 — Sebanyak 132 wisudawan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang mengikuti kegiatan Pelepasan Wisuda Periode Agustus di Oak Tree Emerald Hotel, Jumat (21/8/2026). Dari jumlah tersebut, 50 wisudawan berasal dari Program Studi Ilmu Politik dan 82 wisudawan dari Program Studi Sosiologi.
Kegiatan pelepasan menjadi momentum penuh makna bagi para wisudawan sebelum memasuki babak baru kehidupan. Setelah menyelesaikan perjalanan akademik di bangku perguruan tinggi, para lulusan didorong untuk membawa ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama masa studi ke tengah kehidupan masyarakat.
Pelepasan wisudawan dilakukan secara langsung oleh Dekan FISIP UIN Walisongo, Prof. Dr. Moh. Fauzi, M.Ag. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika FISIP.
Jangan Takut Melangkah
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Program Studi Sosiologi, Endang Supriyadi, M.A., yang mewakili Ketua Program Studi Ilmu Politik, Muhammad Nuqlir Bariklana, M.Si. dan Ketua Prodi Sosiologi, Naili Ni’matul Illiyyun, M.A. menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi perjalanan setelah lulus.
Ia mengingatkan bahwa setiap orang memiliki titik awal dan perjalanan yang berbeda. Karena itu, para wisudawan tidak perlu membandingkan perjalanan hidupnya dengan orang lain.
“Jangan pernah putus asa dalam melangkah. Setiap individu memiliki start yang berbeda dan memiliki kesuksesannya masing-masing.”
Endang juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan almamater, apa pun jalan yang nantinya ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kelulusan bukanlah akhir dari hubungan antara mahasiswa dan almamater. Sebaliknya, para lulusan diharapkan tetap membawa nama baik institusi sekaligus berkontribusi melalui bidang dan profesinya masing-masing.
Alumni Harus Terus Bergerak
Pesan senada disampaikan Dekan FISIP UIN Walisongo, Prof. Dr. Moh. Fauzi, M.Ag. Kepada para wisudawan, Dekan berpesan agar setelah menyelesaikan pendidikan mereka tidak berhenti untuk berkarya.
Para alumni diharapkan terus bergerak, aktif, dan menciptakan aktivitas yang memberikan manfaat, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain.
Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menghadapi dunia pascakampus yang penuh tantangan dan persaingan. Ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan tidak berhenti sebagai capaian akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi karya dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.
Prosesi Pelepasan Penuh Makna
Suasana pelepasan semakin khidmat ketika Dekan FISIP didampingi Wakil Dekan I, Prof. Dr. Tholkhatul Khoir, M.Ag., melakukan prosesi pelepasan wisudawan secara bergiliran.
Prosesi ditandai dengan pemasangan selempang, pemberian vandel, dan penyalaman para alumni sebagai simbol kelulusan dan pelepasan mereka menuju kehidupan setelah kampus.
Bagi FISIP UIN Walisongo, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni menjelang wisuda. Pelepasan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara fakultas, program studi, dosen, dan para calon alumni sekaligus memberikan penghargaan atas perjalanan akademik yang telah mereka lalui.
Kebersamaan semakin terasa ketika para wisudawan bersama pimpinan fakultas, dosen, dan sivitas akademika mengabadikan momen melalui foto bersama. Senyum dan suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan yang menjadi salah satu kenangan terakhir para mahasiswa sebelum resmi menyandang status sebagai alumni.
Melangkah dari Kampus, Mengabdi untuk Masyarakat
Berakhirnya masa studi bukan berarti berakhirnya proses belajar dan pengabdian. Para wisudawan Prodi Ilmu Politik diharapkan mampu melangkah dengan percaya diri menghadapi kehidupan yang semakin kompetitif, sekaligus berkontribusi dalam kehidupan sosial, politik, pemerintahan, dan masyarakat.
Sebagian lulusan mungkin akan memasuki dunia kerja dan profesi, sebagian lainnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara yang lain dapat memilih jalur pengabdian dan kewirausahaan. Apa pun pilihan yang ditempuh, mereka diharapkan tetap menjunjung tinggi integritas dan membawa nilai-nilai almamater dalam setiap langkahnya.
Selamat kepada 50 wisudawan Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Walisongo. Semoga ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi bekal untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
