SEMARANG – Dalam upaya mendorong kesadaran politik generasi muda, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang, Solkhah Mufrikhah, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pendidikan Pemilih yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur ini menyasar segmen pemilih pemula, yang diikuti oleh siswa SMA, mahasiswa, serta anggota Karang Taruna setempat. Kelurahan Karangtempel sendiri menjadi salah satu wilayah prioritas edukasi karena catatan tingkat partisipasi pemilih yang relatif rendah pada Pilkada sebelumnya.
Dalam pemaparannya, Solkhah Mufrikhah menegaskan bahwa partisipasi politik masyarakat merupakan salah satu prasyarat utama dalam mewujudkan negara demokrasi yang kuat. Ia mengingatkan para pemilih muda bahwa politik bukan sekadar urusan para elite, melainkan berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari karena setiap kebijakan publik lahir dari proses politik.
”Keputusan politik yang diambil hari ini akan berdampak pada kehidupan masyarakat di masa depan. Karena itu, generasi muda harus berani mengambil peran sebagai penentu arah kebijakan, bukan sekadar menjadi penonton,” ujar Solkhah di hadapan puluhan peserta.
Selain pemaparan dari akademisi FISIP UIN Walisongo, kegiatan ini juga menghadirkan Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goreti Jutari, yang membekali peserta mengenai pencegahan hoaks serta pengawasan pemilu berpartisipasi. Turut hadir Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono, yang mengajak Gen Z dan milenial untuk aktif mengedukasi masyarakat melalui media sosial serta menolak praktik politik uang.
Melalui keterlibatan aktif akademisi kampus dalam agenda edukasi publik ini, diharapkan para pemilih pemula di Kelurahan Karangtempel dapat menjadi pelopor pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.
