Semarang (19/08/2026), Program Studi (Prodi) Ilmu Politik menyambut mahasiswa baru dengan kegiatan pengenalan program studi sebagai bagian dari rangkaian hari ke -2 orientasi akademik tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Prodi Ilmu Politik untuk memperkenalkan lingkungan akademik, karakter keilmuan, serta berbagai peluang pengembangan diri kepada mahasiswa yang baru memulai perjalanan pendidikannya secra lebih dekat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru diajak mengenal Prodi Ilmu Politik secara lebih dekat dan hangat oleh Ketua Prodi, Muhammad Nuqlir Bariklana, M.Si, dan Sekretaris Prodi, Masrohatun, M.Si. Nuqlir, sapaan Ka. Prodi Ilmu Politik tidak hanya menyampaikan sisi struktur akademik, tetapi juga membuka tanya jawab sebagai bentuk interaksi langsung prodi dengan mahasiswa baru guna menciptakan bonding agar tercipta rasa aman dan nyaman sebagai ruang tumbuh bersama.
Prodi Ilmu Politik memperkenalkan para dosen Ilmu Politik dengan beragam backround keilmuan dan apa saja mata kuliah yang akan dipelajari selama berkuliah seperti teori politik, pemerintahan, kebijakan publik, politik lokal, demokrasi, politik identitas, komunikasi politik, hingga isu-isu politik kontemporer. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan pendekatan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan eksploratif dalam melakukan penelitian dan memecahkan berbagai persoalan politik di masyarakat.
Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai aktivitas kemahasiswaan dan peluang kerja alumni Prodi Ilmu Politik. Mahasiswa baru didorong untuk aktif mengikuti organisasi, membaca, diskusi ilmiah, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, serta berbagai forum akademik lainnya jangan hanya menjadi Kupu-Kupu Malam (Kuliah pulang mager lama-lama). Keterlibatan tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kepekaan terhadap persoalan sosial-politik.
Prodi Ilmu Politik juga memberikan motivasi agar mahasiswa tidak memandang perkuliahan sekadar sebagai proses memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, pendidikan ilmu politik diharapkan menjadi ruang untuk memahami dinamika kekuasaan, pemerintahan, masyarakat, dan demokrasi secara kritis serta berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan publik.
Melalui kegiatan pengenalan ini, Prodi Ilmu Politik berharap mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan kehidupan akademik dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar program studi. Semangat kebersamaan, keterbukaan, dan budaya akademik yang positif menjadi fondasi penting untuk membangun pengalaman perkuliahan yang bermakna. Mahasiswa baru juga semakin percaya diri dalam menatap perjalanan akademiknya. Mereka bukan hanya dipersiapkan menjadi sarjana ilmu politik, tetapi juga calon intelektual, peneliti, profesional, dan warga negara yang mampu berkontribusi bagi kehidupan demokrasi dan pembangunan masyarakat.
